Obrolan Santai Seputar Sufi

Multaqo - pada kajian ini,  akan terselip seputar obrolan-obrolan santai citra cinta dan keindahan terkait nilai-nilai sufisme.  Anda boleh ragu atau yakin sekali atas cinta,  tetapi jangan sedih jika suatu hari baru menyadari makna cinta itu sendiri.

Sastraarab. Com

 

1/


Siapa bilang cinta selalu diterima jika dengan ketulusan?  Sufyan at-Tsauri pernah melayangkan cintanya pada Rabi'ah al-Adawiyah.  Bahkan tak terukur cinta dan ketertarikannya kepada Rabi'ah. Namun, apa daya, cinta sang Rabi'ah kepada Tuhan tak terkalahkan.  


Ia mengatakan bahwa "cintaku selembut sutra dab setulus air yang mengalir kepadamu Rabi'ah." senada kemudian ia menjawab,  bahwa pembohog selalu pandai bersilat lidah. 


Kita tahu Sufyan adalah ulama' sufi kenamaan,  bahkan berbagai hadits sufi dikaitkan dengan beliau.  Artinya kealiman beliau tidak diragukan lagi. Apalagi perihal keindahan dan cinta,  baik kepada Tuhan, manusia dan alam semesta. 


Walaupun ada pertanyaan menggelitik terkait ini, Sufyan adalah manusia,  ia dibekali dengan rasa, dan ke ketertarikan, jadi wajar jika ia tertarik pada Rabi'ah.  Lantas bagaimana kealiman itu bisa tertutupi dengan cintanya yang tertolak?  


Saya kira, Sufyan mengagumi Rabiah atas dasar pengetahuan dan keimanan.  Ia mencintai sebagai manusia, ia merasionalkan cintanya dengan kekaguman.  Walaupun saat itu juga terselip cinta terhadap makhluk yang menutupi cintanya pada Tuhan.  


Jadi santai saja,  selama masih manusia anda bebas menyatakan cinta, asalkan tidak mengingkari Sang Maha Cinta,  Tuhan alam semesta.[]

1 Response to "Obrolan Santai Seputar Sufi"

Terima kasih atas komentar dan masukan panjenengan semua, semoga ilmu dan masukan dari panjenengan bermanfaat untuk kita semua

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel