Kopi Waqifi, Gerakan Waqaf Produktif



Istilah waqaf sudah sering kita dengar di masyarakat luas. Fungsi dan tujuannyapun agaknya tidak sedikit yang memahaminya. Waqaf pada umumnya berupa bangunan tempat peribadatan, lembaga pendidikan, ruang kesehatan. 

Tetapi beda dengan waqaf produktif yang cenderung fleksibel. Salah satu contoh adalah gerakan waqify. Gerakan ini dipelopori oleh beberapa anak muda yang memiliki keberpihakan terhadap aspek kemaslahatan.

 Gerakan ini memanfaatkan hasil waqaf produktif dari tanaman seperti pisang dan kelapa. Ada juga yang langsung memberikan uang dengan sejumlah tertentu. Lalu dikembangkan dengan asumsi bisnis.

Kemanfaatan dari waqaf produktif adalah kemaslahatan. Kepedulian terhadap tetangga sekitar. Tentu yang membutuhkan pertolongan. 

Kerap terjadi problem masyarakat yakni putus sekolah karena tidak punya biaya, sakit yang tak kunjung reda karena kesulitan mencari biaya, dan lain sebagainya. 

Di samping kemanfaatannya untuk saudara muslim, waqaf produktif juga dapat memberi manfaat kepada saudara non muslim yang membutuhkan. Artinya siapapun bisa menerima kemanfaatannya. Hal ini berkar pada prinsip kemaslahatan.

Salah satu contoh asumsi bisnis yang dikembangkan dari wakap produktif dari gerakan waqify adalah kopi waqify. Olahan kopi khas dampit yang diroasting oleh Cangkir laras menjadi satu media untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut. 

Kopi waqify tersedia dalam kemasan 100g dan 200g. Untuk yang 100g dijual dengan harga Rp. 8000, sedangkan yang 200g dijual dengan harga Rp. 15.000. Untuk narahubung bisa menghubungi nomor kontak yang tertera di label kopi waqify.




Dari sini, semoga gerakan Waqify ini menjadi gerakan yang bermanfaat dan istiqamah.





0 Response to "Kopi Waqifi, Gerakan Waqaf Produktif"

Post a Comment

Terima kasih atas komentar dan masukan panjenengan semua, semoga ilmu dan masukan dari panjenengan bermanfaat untuk kita semua

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel