7 Keutamaan Adzan Dalam Hadits

Multaqo.com.  Halo sahabat  di pagi ini sambil menghirup kopi tidak ada salahnya membacara artikel tentang keislaman, biar ada keseimbangan antara nge-Refress pekiran dan hati hehe,   Kita semua sudah tahu, apa itu adzan dan lafad yang di gunakan untuk adzan, Namun, sedkit dari kita tidak mengetahui asal susul adzan dan para muadzin zaman Nabi.


7 Keutamaan Adzan Dalam Hadits


Nah, pada artikel kali ini kami memberikan sebuah artikel yang memuat tentang asal usul adzan, para muadzin zaman Nabi serta tidak lupa kami cantumkan beberapa keutamaan adzan yang sangat penting untuk kita ketahui, selamat membaca dan semoga bermanfaat.


Definisi Dan Asal Usul Adzan

Adzan adalah lafad tertantu yang di gunakan untuk mengumumkan, memberitahukan kepada umat islam bahwa waktu sholat telah datang.  (penjelasan di ambil dari kitab Al Mughni, 2: 53, Kitabush Shalat, Bab Adzan. Dinukil dari Taisirul Allam, 78).

Kata Muadzin di ambil dari isim Fa’il yang berarti orang yang mengumandangkan adzan, dengan lafadz-lafadz tertentu yang sudah di syariatkan.

Asal Mula adzan tercetus ketika Rasulullah Saw bingung menentukan alat yang akan di gunakan untuk memberitahukan sholat kepada kaum muslimin, lalu Rasulullah mengumpulkan para sahabat meminta saran, seperti yang tercantum dalam hadist di bawah ini.

Gunakanlah lonceng seperti orang-orang Nasrani.” Sebagian lain berkata: “gunakanlah terompet seperti terompet orang Yahudi.” Lalu umar berkata: “mengapa kalian tidak menyerukan seseorang untuk melakukan solat?” kemudian Rasulullah SAW bersabda, “hai Bilal, berdiri dan serukanlah panggilan Sholat”.

Asal mula lafad adzan yang di gunakan untuk memberitahukan kamu muslimin, berawal dari mimpinya Abdullah bin Zaid, ketika Abdullah bermimpi di datangi oleh seseorang yang berbaju putih, dan mengajarkan lafad-lafad adzan seperti yang kita kenal saat ini, setelah terbangun, lalu Abdullah mendatangi Rasulullah Saw dan menceritakan mimpinya, seperti dalam hadist ini:

Rasulullah Bersabda“Sesungguhnya ini adalah mimpi yang benar, insya allah. Berdirilah, temuilah Bilal dan sampaikanlah kepadanya apa yang engkau impikan, agar ia beradzan dengan lafadh-lafadh itu, karena Bilal lebih keras suaranya dari pada kamu”.

Kemudian Abdullah menemui Sahabat bilal dan Bilal pun lalu adzan dengan lafadh-lafadh yang aku mimpikan”.

Setelah Bilal mengumandangkan adzan, sahabat Umar Bin Khattab berkata, sungguh aku juga mimpi persis seperti yang ia impikan itu”. Lalu Rasulullah SAW mengucapkan, “Bagi Allah lah segala puji.” (HR. Abu Dawud).

Ketahuilah, bahwa muadzain pada zaman nabi Muhammad Saw bukan hanya Sahabat Bilal Bin Rabbah saja, kenapa, hanya sahabat Bilal yang terkenal, itu bukan salah sejarah yang telat menceritakan, hanya saja kita kurang banyak membaca.


Muadzin Zaman Rasulullah Saw

Sahabat Bilal Bin Rabbah, Budak yang di merdekakan oleh Sahabat Abu bakar dan sebagai muadzain pertama Rasulullah, yang memiliki suara keras dan lantang.

Sahabat Abu Mahdzurah adalah sahabat yang pertama kali mengulang-ulang lafadz adzan yang kita kenal sekarang ini.

Sahabat Amru bin Ummi Maktum merupakan muadzin Rasulullah Saw , beliau termasuk sahabat muhajjirin dan sahabat yang pertama kali hijrah bersama rasulullah saw ke kota madinah.

Sahabat Sa'd bin Aidz Al Qurodh Merupakan salah satu muadzin Rasulullah di masjid Quba, setelah kewafatan Bilal Bin rabbah, pada saat kekholifahan Sayyidina Abu Bakar, beliau di suruh adzan di masjid Nabawi Madinah.

Umat islam ketika waktu sholat telah  tiba akan gemuruh di semua masjid-masjid untuk

mengumandangkan adzan, tetapi, masih ada juga masjid atau musholla yang tidak pernah mengumandangkan adzan, padahal banyak Keutamaan Adzan Dan Iqamah yang di janjikan.

Keutamaan Adzan Dan Iqomah

Nah, bagi sahabat yang belum tahu Keutamaan Adzan Dan Iqamah, berikut penjelasannya

sumber refrensi kami ambil dari Kitab Tanbihul Ghofilin Bab Keutamaan Adzan Dan Iqamah:

Dari Rasulullah Saw bersabda:

Barang siapa yang adzan selama 7 tahun, maka Allah saw akan memerdekakan dari api neraka, ketika muadzin memperbaiki niatnya. Maksudnya tidak ada tujuan selain tujuan mencari ridlo dari Allah Swt dan pahala.

Di riwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudri Ra dari Rasulullah Saw, Rasulullah saw bersabda,

Ada 5 orang yang di tanggung masuk surga oleh Rasulullah Saw, salah satunya istri solihah yang patuh terhadap suaminya, anak yang berbakti kepada orang tua, meninggal dalam perjalanan ke Makkah, orang yang mempunyai perangai mulia, orang adzan di masjid karena mengharap pahala dan krena imam.

Baca Juga:

Keutamaan, Tata Cara Dan Adab Mengucapkan Salam
Keutamaan Menuntut Ilmu Agama
Adab Ziarah Kubur Bagi Wanita Haid

Di Riwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: Imam yang yang menanggung, Muadzin orang yang amanah, Ya Allah berilah petunjuk terhadap imam, dan berilah ampunan kepada muadzin.

Dari Abi Solih dari Sahabat Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: “Seandainya tahu orang muslim terhadap pahala adzan dan menempati shof sholat di awal, niscaya orang muslim akan bertaruh untuk mendapatkannya.

Masih banyak lagi beberapa hadits yang membericarakan tentang Keutamaan Adzan dan Iqomah, hanya saja admin menulis beberapa artikel saja,  banyak website yang membericarakan tentang Keutamaan Adzan Subuh, sejauh ini kami belum menemukan kitab yang menerangkan hadist keutamaan adzan subuh.

Hanya demikian artikel yang membahas  7 Keutamaan Adzan Dalam Hadits  yang dapat kami bagikan kepada sahabat semua, semoga bisa memberikan kemanfaatan, nantikan beberapa artikel manfaat lainnya

Belum ada Komentar untuk "7 Keutamaan Adzan Dalam Hadits "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel