Pasangan Selingkuh? Inilah Hukum Pelakor Dalam Islam

Inilah Hukum Pelakor Dalam Islam. Pernikahan seharusnya menjadi akad suci dan sakral bagi pasangan suami dan istri. Namun, saat ini, justru media-media gencar memberitakan aksi perselingkuhan yang dituding akibat ulah pelakor atau perebut lelaki orang.

Tetapi, semua perselingkuhan itu terjadi karena di dalam rumah tangga itu  sendiri tidak ada keharmonisan juga tidak saling terbuka, tidak saling melengkapi satu sama lain, tidak mengingat janji suci, sehingga perselingkuhan itu pasti terjadi.

Oleh karena itu bagi suami istri harus saling terbuka dengan pasangannya masing-masing, agar salah satu pasanganya bisa memperbaiki sikap yang kurang baik, ini di lakukan semata-mata untuk memperbaiki atau mempertahankan tali pernikahan.

Inilah Hukum Pelakor Dalam Islam


Bagaimana Islam memandang hal itu? Inilah  Inilah Hukum Pelakor Dalam Islam

Kesucian Pernikahan Dalam Islam

Agama yang penuh rahmat dan hidayah dari Allah SWT ini senantiasa memandang pernikahan sebagai penyempurna, sebagaimana terdapat ungkapan “menikahlah, maka setengah agamamu akan terpenuhi.” Hal ini jelas bahwa menikah mendatangkan seribu kali lipat kebahagiaan dan pahala bagi pasangan.

Tidak tanggung-tanggung, Allah SWT mengganjar dengan banyak pahala bagi suami istri yang senantiasa membangun dan menjaga romantisme dan keharmonisan rumah tangga.

Bahkan, pahala pun akan mengalir saat suami dan istri saling menggenggamkan jari jemarinya, apalagi jika berbuat lebih?

Kemurkaan Allah SWT

Kemuliaan pernikahanilah yang membuat perbuatan perselingkuhan, hingga perceraian adalah sesuatu yang benar-benar dibenci oleh Allah Azza wa Jalla.

Para imam dan ustad jarang sekali menyarankan umatnya untuk bercerai apabila tidak begitu mendesak dan darurat demi menghindari kemurkaan Allah.

Hal lain yang begitu dilarang dalam Islam adalah perselingkuhan, apalagi bagi mereka yang sudah bersumpah dan berikrar dalam akad nikah di hadapan para saksi dan wali untuk beribadah sesuai dengan tuntunan Baginda Rasulullah SAW.

Perselingkuhan seringkali menjerumuskan ke dalam zina.

Wanita yang dengan sengaja menggoda seorang laki-laki yang sudah jelas memiliki istri tentu juga akan diganjar hukuman pedih dan berat di hari akhir.

Namun, laki-laki pun juga berkewajiban menjaga kemaluan dari siapa-siapa yang bukan pasangan halalnya. Dalam hal ini, keduanya sama-sama salah.

Lalu, apa  Hukum Pelakor Dalam Islam?

Para pelaku selingkuh, termasuk si pelakor, akan diganjar hukuman sama seperti zina. Jika mereka masih hidup di zaman Rasulullah SAW dan Khulafaurr Rasyidin, jelas mereka akan menerima hukuman rajam hingga keduanya meninggal. Namun, beruntung saat ini hukum rajam dianggap tidak manusiawi.

Maka, diyakini, baik laki-laki maupun perempuan yang dengan jelas mendua dan berlaku zina di belakang pasangan sah mereka, akan dibakar hidup-hidup di atas panasnya api neraka. Tangan, mata, bibir, dan bagian tubuh lainnya yang digunakan selama berselingkuh, dibakar dan ditumbuhkan kembali di neraka.

Baca Juga: 
  1. Hukum Asuransi Dalam Islam Yang Dilarang
  2. ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT
  3. 5 Doa Di Jauhkan Dari Fitnah Dunia Dan Akhirat
Tubuh mereka akan melebar berkali-kali lipat sehingga syaraf-syaraf mereka memanjang dan ketika dibakar, rasa sakit yang ditimbulkan menguat berjuta kali lipat Kulit dan daging dibakar hingga hangus dan Allah tumbuhkan lagi untuk kemudian dpanggang kembali hingga jutaan tahun lamanya.

Itulah ulasan mengenai Hukum Dalam Islam Buat Pelakor. Semoga sebagai sesama ummat muslim, senantiasa mengingatkan dan bersama-sama menuju ke jalan sebenar-benarnya. Barakallahu Fiik.


0 Response to "Pasangan Selingkuh? Inilah Hukum Pelakor Dalam Islam "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel