Haram - Hukum Aborsi dalam Islam

Apakah Anda tahu, apa Hukum Aborsi Dalam Islam? Hal semacam ini begitu marak terjadi di kalangan remaja. Karena, sebagai akibat dari pergaulan bebas yang salah.

Hukum Aborsi dalam Islam

Serta tak memilik pegangan hidup, sehingga  terjadi kerusakan moral. Lantas, bagaimana Islam menyikapinya aborsi tersebut?

Sekilas Tentang Aborsi.

Aborsi ini merupakan sebuah kejadian mengugurkan janin dalam usia kurang dari 20 minggu. Banyak penyebab yang bisa membuat si calon bayi  meninggal dalam kandungan. Dalam kedokteran pun terdapat beberapa istilah.

Pertama adalah gugurnya kandungan karena sebuah kecelakaan, atau faktor-faktor ilmiah lainnya yang tidak disengaja. Sehingga calon bayi atau janin meninggal dengan sendirinya bahkan meluruh keluar dari Rahim.

Kedua adalah karena disengaja, entah itu disebabkan oleh si ibu yang memiliki gangguan kejiawaan bahkan korban  pemerkosaan.

Baca Juga: 
Sedangkan terakhir juga demikian hanya saja ini karena si janin mengalami cacat, sehingga apabila diteruskan justru akan membahayakan calon bayi maupun ibu.
Dalil dan Pendapat Ulama Terkait Hukum Aborsi dalam Islam?

Lantas bagaimana Hukum Islam Dalam Aborsi ini? Apalagi jika kejadiannya disengaja? Dalam Al-Qur’an surat Al Isra ayat 33 ini juga telah dinyatakan dengan jelas keharaman membunuh seseorang tanpa alasan jelas.

1.    Dalil Pertama

Dalil pertama yang mengharamkan aboorsi ini adalah dalam QS. Al Isra ayat 31, bahwa Allah telah menjelaskan bahwa membunuh anak-anak tak berdosa dengan  alasan-alasan tidak syar’i bahkan tidak masuk akal.

Seperti telah diketahui bahwasanya aborsi ini sama saja dengan membunuh calon bayi atau janin apalagi dengan disengaja, maka dosa besar. Kecuali apabila terdapat hal-hal di luar kehendak manusia, misalnya kecelakaan dan lain-lain.

2.    Dalil Kedua

Dalam QS Al Isra : 33, menyatakan bahwa membunuh seseorang yang bernyawa diharamkan, maka benar pula apabila melakukan aborsi pada janin meskipun ia belum memiliki kehidupan secara sempurna, akan tetapi terdapat potensi di dalamnya.

Alasan untuk melakukan aborsi disengaja akan dibenarkan apabila telah mempertimbangkan beberapa aspek seperti kesehatan, fiqih, hukum Islam, kerasionalan dan lain sebagainya. Sehingga benar adanya apabila melakukan pengguguran bayi tidak dibenarkan.

3.    Pendapat Ulama

Terdapat dua pendapat ulama mengenai aborsi ini, seperti yang dinyatakan oleh Imam Al-Ghazali, bahwa melakukan pengguguran Janin, tanpa sebab masuk akal sejak hari pertama kehamilan adalah seperti membunuhnya hidup-hidup, sebab hal ini sama saja dengan merampas kehidupan seseorang.

Kemudian pendapat ulama kontemporer saat ini menyatakan adanya pelanggaran hak janin hidup atau ketidakbolehan menggugurkan kandungan dengan sengaja sejak ditiupkannya ruh, yaitu pada bulan keempat.

Itulah dalil dan pendapat ulama tentang Hukum Aborsi Dalam Islam. Walau bagaimanapun alasannya menggugurkan kandungan tanpa alasan syar’I apalagi hanya untuk menutup aib sangat dilarang dan haram hukumnya, oleh karena itu jauhilah zina.

Belum ada Komentar untuk "Haram - Hukum Aborsi dalam Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel